MAHASISWA UNKRIS GELAR KULIAH KERJA NYATA (KKN)

KOMPAS.com - Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (Unkris) meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN)\\\"Sosialisasi MasDarLing di Kecamatan Pondokgede\\\" pada Kamis (6/2/2025). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di lima kelurahan, yaitu Jatiwaringin, Jaticempaka, Jatimakmur, Jatibening, dan Jatibening Baru. Wakil Dekan Bagian Akademik, Harry Indra menyampaikan, “Kami berharap mahasiswa dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan\\\\\\\"

KKN MasDarLing bukan hanya menjadi sarana pengabdian masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran yang mengedukasi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Pondokgede.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan lingkungan dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Program KKN, Mishelei Loen menjelaskan, KKN ini merupakan inisiatif Dekan Fakultas Ekonomi Unkris untuk membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat serta menjadikan Unkris sebagai Universitas Peduli Lingkungan di Kota Bekasi.

Kegiatan KKN dimulai dengan seminar umum pada 22 November 2024 yang memperkenalkan program investasi emas melalui Pegadaian. Dalam seminar ini, PT Pegadaian mengajak mahasiswa untuk melakukan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang tepat, bekerja sama dengan bank sampah agar dapat menghasilkan manfaat ekonomi dan lingkungan.

Setelah seminar, mahasiswa mendapatkan pembekalan melalui Training of Trainers (TOT) yang dilaksanakan Yayasan Penggiat Lingkungan Rumah SOPAN pada 7-8 Desember 2024. TOT ini dipandu langsung Prof. Dr. Sony Teguh Trilaksono dan tim Rumah SOPAN.

Kegiatan diikuti 86 mahasiswa dari 78 kelompok pengabdian dan 8 kelompok penelitian. Program bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan.

Camat Pondokgede, Zainal Abidin Syah menyatakan, program KKN ini menjadi inisiatif penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 dan 12, yang mencakup kota dan permukiman berkelanjutan serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“KKN ini juga mengusung konsep Pentahelix, yakni sinergi antara akademisi (mahasiswa FE Ukris), masyarakat, sektor swasta (BSIP Bekasi dan Pegadaian), serta media untuk membangun kesadaran lingkungan di Kecamatan Pondokgede,” ucap camat.

Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan edukasi dan praktik di masing masing aula kelurahan yang dihadiri 78 RW dengan materi pendirian bank sampah, pengolahan sampah rumah tangga (composting), dan pembuatan lubang resapan biopori (LRB).

Masyarakat diharapkan dapat memilah sampah organik dan non-organik serta memanfaatkan sampah menjadi pupuk cair dan padat untuk sampah organik, masyarakat dapat berkontribusi dalam investasi melalui tabungan dari hasil pengelolaan sampah non-organik.

Selain edukasi, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan penghijauan yang diprakarsai Ketua RW 13 Kelurahan Jatimakmur, Harri Rachman, dengan dampingan langsung Lurah Jatimakmur, Atmanto, SP.

Dalam kesempatan tersebut, Unkris menyerahkan 5 alat biopori kepada masing-masing kelurahan, 78 ember komposting, bioaktivator, molase, casing lubang biopori, serta brosur komposter dan biopori kepada seluruh RW di Kecamatan Pondokgede.


Sumber : https://www.kompas.com/edu/read/2025/02/08/105202971/mahasiswa-unkris-gelar-kkn-masdarling-edukasi-masyarakat-sadar-lingkungan