Unkris Helat (Menghadirkan) Wayang Kulit Semalam Suntuk

Admin || 16 Oktober 2019

Universitas Krisnadwipayana (Unkris) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta serta Persatuan Pedalangan Indonesias (Pepadi) mengehelat wayang kulit semalam suntuk di Halaman Kampus Universitas Krisnadwipayana, Jumat (11/10).
Kegiatan untuk pelestarian budaya wayang kulit dan wayang golek ini bertajuk "Sang Krisnadwipayana".
Ketua Panitia Pagelaran Wayang Kulit, Suwanda, menjelaskan, Unkris sudah melaksanakan pagelaran wayang kulit dan wayang golek sebanyak dua kali ini.
Suwanda mengatakan bahwa wayang kulit dan wayang golek merupakan salah satu warisan leluhur budaya Indonesia sehingga harus benar-benar dijaga dan terus dilestarikan.
"Wayang golek adalah salah satu alat peraga penyebaran agama Islam khsusnya di Sunda dan Jawa. Maka dari itu kami harapkan pagelaran ini bisa kita selenggarakan setiap tahun di Universitas Krisnadwipayana, agar warisan leluhur kita tidak hilang begitu saja," katanya saat ditemui Radar Bekasi.
Suwanda menyampaikan, pagelaran wayang kulit dan wayang golek ini sebagai salah satu hiburan bagi masyarakat sekitar pada umumnya.
"Kita harapkan dengan diadakannya pegelaran ini masyarakat bisa terhibur serta mengetahui bahwa di Universitas Krisnadwipayana ini sangat terbuka sekali kepada masyarakat sekitar yang berada di lingkungan Kampus Universitas Krisnadwipayana," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pepsi, Kondang Sutrisno, mengatakan, pengembangan pelestarian budaya wayang kulit dan wayang golek harus dimulai dari generasi muda.
Dengan diadakannya pagelaran wayang yang sering dinamakan wayang masuk kampus ini dirinya berharap generasi muda bisa terus melestarikan warisan budaya leluhur Indonesia.
"Kenapa kita ambil cerita Sang Krisnadwipayana karena Krisnadwipayana sendiri adalah tokoh hebat yang melahirkan pemimpin besar yang sudah ada saat ini dan saya berharap Universitas Krisnadwipayana ini bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang hebat tentunya di dunia pendidikan saat ini," tuturnya.
Kemudian, Rektor Unkris, Abdul Rivai, mengungkapkan, dirinya merasa senang pagelaran wayang kulit dan wayang golek ini bisa terlaksana di kampus yang dia pimpin. Karena, kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju pelaksanaan wisuda Unkris yang akan dilaksanakan pada Rabu (16/10) mendatang.
"Pagelaran wayang ini untuk mensosialisasikan budaya leluhur kita kepada masyarakat dan tentunya mahasiswa Universitas Krisnadwipayana, dan saya berharap ini bisa diselenggarakan rutin setia tahun dan menjadi salah satu program yang dimiliki Universitas Krisnadwipayana" ungkap Rivai.


Sumber : Klik

HITS
PENGUNJUNG
ONLINE
TOTAL